...
kemudian, Ubadillah bin Ziyad, gubernur kufah saat itu memberitahu Umar bin Sa'ad bin Abi Waqqosh , jikalau Husein bin Ali menolak untuk menyerah, maka bunuh dia dan pengikutnya, dan benar saja Husein bin Ali tidak menyerah, atau tunduk kepada perintah gubernur kufah , Ubaidillah bin Ziyad... maka tidak ada pilihan kecuali berperang...
dan ketika al-Hur bin Yazid at-Tamimi mengetahui bahwa Ubadillah bin Ziyad yg saat itu Gubernur kufah menolak 3 tawaran/permintaan dari Husein bin Ali, maka dia pun bergabung dengan pasukan Husein bin Ali....
pada tanggal 10 muharram ( menurut riwayat sejarah yang paling masyhur), tahun 61 Hijriah, perang/pertempuran antara pasukan Husein bin Ali dan pasukan umayyah yang dipimpin oleh Umar bin Saad bin Abi Waqqosh, dimana jumlah pasukan Umar bin Sa'ad kala itu berjumlah 4000 pasukan, sedangkan jumlah Pasukan Husein bin Ali tidak lebih dari 100 pasukan .
dalam pertempuran tersebut, pasukan Husein bin Ali dengan sikap pantang menyerahnya bertempur habis-habisan, Husein bin Ali sebagai pemimpin pasukan juga menunjukkan sikap dan keberaniann yang sangat luar bisa saat bertempur/berperang.
singkat cerita, perang berakhir dengan terbunuhnya Husein bin Ali dan pengikutnya yg berjumlah 72 orang. 17 orang diantara mereka merupakan dari Ahli Bait ( keturunan Rasullah saw), dan hanya 5 orang dari Ahli bait yang selamat kala itu, yaitu putra Husein bin Ali yang bernama Ali Zainal 'Abidin, disebabkan saat itu dia sedang sakit dan tidak ikut bertempur, kemudian yg kedua putra bungsu Husein bin Ali , kemudian 2 putri dari Husein bin Ali yang bernama Fatimah dan Sakinah, dan yang terakhir Saudari Perempuan daripada Husein bin ALi yang bernama Zainab Binti Ali bin Abi Thalib.
peristiwa terbunuhnya Husein bin Ali merupakan salah satu peristiwa yang sangat menyedihkan diantara kaum muslimin saat itu, dimana Cucu Rasulullah saw terbunuh dimasa pemerintahan Bani Umayyah. yang kala itu Khalifahnya bernama Yazid bin Mu'awiyah Ra.
dan sejarah mencatat bahwa, Ubaidillah bin Ziyad Gubernur Bani Umayyah di Kufah saat itu, yang memberikan intruksi penangkapan dan pembunuhan Husein bin Ali , Tewas atau tebunuh pada masa pemberontakan Syiah yang dipimpin oleh Muchtar as-Tsaqofiy di Kufah. Ubaidilah bin Ziyad terbunuh dengan kondisi Tubuh terbelah dua saat pertempuran di tangan seorang panglima perang Syiah yang bernama Ibrahim bin Asytur an-Nakh'iy. kemudina Syammir bin Dzil Jusyan terbunuh setelah itu, Umar bin Sa'ad bin Abi Waqqosh juga terbunuh dimasa pemberontakan Syiah kufah yang dipimpin oleh Muchtar as-Tsaqofiy, termasuk Khuli bin Yazid ( orang yg memenggal kepala Husein bin Ali) terbunuh dimasa pemberontakan syiah kala itu .
dari buku sejarah dunia islam ( Tarikh 'Alam al-Islami ) pemerintahan daulah Umayyah Karya Muhammad Ahmad Mahmud Hasbullah, guru besar dan dekan fakultas Sejarah dan peradaban Universitas al-Azhar Kairo, Mesir, hal 45-71.
Tamat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar